Minggu, Agustus 07, 2011

Kehilangan dan Menemukan Sesuatu

Saya baru benar-benar sadar bahwa hidup itu seharusnya luar biasa karena ia singkat dan sementara. Saya juga disadarkan lagi bahwa liang kubur itu sangat dekat, mungkin hanya beberapa jengkal dari tempat kami berdiri. Lalu, apa yang bisa kami lakukan?
Setelah kepergian seorang sahabat yang juga teman perjuangan kami semua, saya semakin terenyuh untuk melakukan kebaikan-kebaikan yang lebih banyak. Dengan hidup tanpa mengeluh, selalu berbagi dan membahagiakan orang banyak. Dan itulah mengapa kami hidup.

Tidak banyak mengeluh saat sulit, karena hidup itu memang terkadang rumit. Di saat kami mengeluh, tubuh kami akan meng-iyakan keluhan itu dan membuatnya semua menjadi kurang bermakna, namun saat kami tidak mengeluh, kami bisa menyikapi hidup dengan lebih bijak.

Berbagi dengan siapapun, karena sesungguhnya saat kami sedang membagi, kami tak pernah sadar bahwa kami sedang menerima sesuatu hal yang lebih besar dari apa yang kami beri. Di samping itu juga, saat kami memberi satu dari kelebihan kami, di sisi lain, kami akan menerima sesuatu untuk menggenapi kekurangan kami agar hidup kami menjadi lebih utuh.

Di saat kami tidak bisa melakukan apapun untuk membahagiakan orang lain dengan apa yang kami punya, sikap yang baik dapat membayar semuanya. Senyuman, perkataan, juga hati yang tanpa dusta, dapat menjadikan semuanya akan lebih berarti.

Dan sahabat yang kami itu telah benar-benar pergi meninggalkan kami semua yang menyayanginya. Dia pergi dan mengumpulkan kami semua di tempat yang tak terduga. Dia menginspirasi kami untuk melakukan hal baik yang telah saya jabarkan tadi. Selamat jalan sahabat, semoga kau tenang di sisi-Nya.

0 comments: